Minggu, 30 Desember 2018

Cara Hitung Usia Kehamilan Paling Akurat Bagi Para Ibu Muda


hitung usia kehamilan

Hadirnya buah hati tercinta pastinya menjadi sebuah hal yang sangat dinanti bagi pasangan yang sudah menikah. Terlebih lagi proses penantiannya termasuk memerlukan waktu yang lama. Jadi ketika tahu kehamilan datang, maka penting sekali bagi ibu muda untuk tahu usia kehamilannya. Lalu bagaimana cara hitung usia kehamilan yang paling akurat?

Memang masih banyak ibu yang mengalami kesulitan untuk menghitung usia kehamilannya. Tapi anda tak perlu bingung mencari cara hitung usia kehamilan yang paling akurat. Atau metode menghitung kalender kehamilan secara benar. Sebab dalam ulasan kali ini, kami akan bagikan cara mudah bagi anda supaya mengetahui usia kehamilan.

Begini Cara Hitung Usia Kehamilan Yang Benar
Untuk menghitung usia kehamilan dan juga awal kehamilan bisa diketahui sejak hari pertama menstruasi berakhir. Hal ini disebabkan karena banyak perempuan yang tidak tahu persis saat mereka ber ovulasi. Namun kebanyakan mengetahui kapan menstruasinya berakhir. Dokter biasanya menghitung masa kehamilan selama 280 hari dan menentukan tanggal jatuh tempo kelahiran bayi jumlah ini setara dengan usia kehamilan 40 minggu. Namun tanggal itu hanya diperkirakan saja, dari perkiraan tersebut hanya 5% bayi yang lahir tepat dari tanggal perkiraan.

Menghitung Usia Kehamilan Dari Gerakan Janin
Saat mengalami hamil pertama, bila anda merasakan gerakan janin pertama kalinya itu artinya usia kehamilan telah memasuki 18 hingga 20 minggu. Sementara untuk kehamilan kedua dan seterusnya, maka gerakan janin bisa terasa ketika usia kehamilan 16 hingga 18 minggu.

Meski demikian, perhitungan ini tingkat akurat nya tidak dapat dijadikan standar umum. Sebab gerakannya cukup lemah dan bisa jadi anda tidak begitu merasakannya. Tetapi cara ini dapat membantu memastikan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan, tentu gerakan janin juga semakin kuat.

Hari Pertama Haid Terakhir/ HPHT
Bila anda mengetahui kapan tanggal hari pertama haid terakhir dan bila bulan berikutnya anda tidak haid. Maka ini sudah dihitung sebagai kehamilan dengan usia 1 bulan. Kondisi ini bisa dihitung bila siklus haid anda normal. Dengan menggunakan cara ini, maka akan diperoleh usia kehamilan yang cukup bulan 40 minggu atau setara 280 hari. Tetapi kadang mungkin anda lupa kapan hari pertama haid terakhir anda.

Tinggi Puncak Rahim
Dokter umumnya akan meraba puncak rahim atau yang sering dikenal dengan istilah fundus uteri yang menonjol pada bagian dinding perut. Dan untuk perhitungannya dimulai dari tulang kemaluan. Bila jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim sekitar 20 cm, itu berarti usia kehamilan anda mencapai 28 minggu. Yang harus diketahui adalah tinggi maksimal puncak rahim 36 cm bila usia kehamilan mencapai 36 minggu. Sementara itu, nantinya tidak akan bertambah lagi meskipun usia kehamilan sudah mencapai 40 minggu. Bila tingginya bertambah, kemungkinan yang terjadi yaitu janin besar, cairan tubuh berlebih, atau kembar.

Pemeriksaan Ultrasonografi/ USG
Cara yang terakhir yang bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan yang paling mudah dan paling umum dilakukan dokter yaitu dengan menggunakan ultrasonografi. Saat menggunakan USG memang tingkat akurasinya cukup tinggi sekitar 95%. Biasanya usia kehamilan dan perkiraan waktu kelahiran bayi bisa dilihat dengan jelas lewat gambar janin yang muncul dalam layar monitor.

Dengan menggunakan beberapa cara hitung usia kehamilan yang sudah dijelaskan tadi anda tinggal memilih mau menerapkan teknik yang mana. Semuanya bisa dilakukan, namun memang untuk saat ini yang paling akurat adalah dengan menggunakan cara USG.


EmoticonEmoticon